Harlah KNPI ke-53, Kang Ugo Ajak Pemuda Bangun Karakter Kreatif dan Kolaboratif

Berita66 views

 

 

SUKABUMI – Momentum Hari Lahir (Harlah) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-53 menjadi pengingat penting akan peran strategis pemuda sebagai penggerak perubahan. Hal itu disampaikan Wakil Ketua KNPI Kota Sukabumi Bidang Pemerintah Daerah dan Kebijakan Publik, Yugo Andika Aditio atau yang akrab disapa Kang Ugo, dalam pesannya kepada generasi muda.

 

Selain aktif di KNPI, Kang Ugo juga menjabat sebagai Pimpinan Sekretariat DKM Masjid Agung Kota Sukabumi dan dikenal sebagai pelaku ekonomi kreatif yang konsisten mendorong lahirnya berbagai gagasan inovatif dan kolaboratif untuk mendukung pembangunan di Kota Sukabumi.

 

Dalam refleksi Harlah KNPI ke-53, Kang Ugo mengutip pesan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, yang hingga kini masih relevan bagi generasi muda.

 

«”Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.”»

 

Menurutnya, kutipan tersebut bukan sekadar kalimat penyemangat, melainkan mengandung makna mendalam mengenai kualitas yang harus dimiliki seorang pemuda.

 

“Pertanyaannya adalah, pemuda seperti apa yang dengan jumlah hanya sepuluh orang mampu mengguncangkan dunia? Saya meyakini jawabannya adalah pemuda yang memiliki karakter kreatif dan kolaboratif,” ujar Kang Ugo.

 

Ia menjelaskan bahwa setiap pemuda memiliki energi, idealisme, dan semangat yang besar. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan kemampuan berpikir kreatif serta membangun kolaborasi agar mampu menghasilkan perubahan yang nyata.

 

“Pemuda adalah sosok yang enerjik. Ketika energi itu dipadukan dengan kreativitas dan kemampuan berkolaborasi, maka lahirlah nilai tambah dalam kepemimpinan dan manajerial. Energi mereka akan tersalurkan secara optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Kang Ugo, kreativitas merupakan sumber lahirnya inovasi, sementara kolaborasi menjadi fondasi kepemimpinan yang mampu menyatukan berbagai potensi menjadi kekuatan bersama.

 

“Kreativitas adalah simbol kekayaan intelektual, sedangkan kolaborasi adalah simbol kepemimpinan yang bijak. Pemuda yang memiliki bekal intelektual sekaligus mampu merangkul dan bekerja bersama orang lain akan mampu mengguncangkan dunia dengan karya, kebaikan, dan kebermanfaatan bagi umat,” tuturnya.

 

Ia menilai tantangan pembangunan saat ini tidak lagi dapat diselesaikan secara individual. Karena itu, dibutuhkan sinergi lintas organisasi kepemudaan, komunitas, akademisi, dunia usaha, media, hingga pemerintah agar setiap gagasan dapat diwujudkan menjadi solusi yang berdampak bagi masyarakat.

 

Melalui peringatan Harlah KNPI ke-53, Kang Ugo mengajak seluruh pemuda, khususnya di Kota Sukabumi, untuk menjadikan kreativitas sebagai budaya berpikir dan kolaborasi sebagai budaya bekerja.

 

“Jangan pernah lelah belajar, jangan takut berinovasi, dan jangan ragu berkolaborasi. Pemuda yang hebat bukan hanya mereka yang mampu berdiri paling depan, tetapi mereka yang mampu mengajak orang lain berjalan bersama menuju perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

 

Ia berharap KNPI dapat terus menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda Indonesia dalam mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas, adaptif, inovatif, serta mampu menjawab tantangan zaman.

 

“Selamat Hari Lahir KNPI ke-53. Semoga semangat persatuan, kreativitas, dan kolaborasi terus tumbuh di hati setiap pemuda Indonesia, khususnya pemuda Kota Sukabumi. Mari kita hadirkan karya, gagasan, dan pengabdian terbaik untuk kemajuan daerah, bangsa, dan kemaslahatan umat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed